KKMTs 04 Demak Gali Strategi Sukses Prestasi MTsN 1 Pati melalui Studi Tiru

Pati – Semangat kolaborasi antarlembaga pendidikan terus digalakkan. Sebanyak 13 Kepala Madrasah se-KKMTs 04 Demak melakukan kunjungan studi tiru di MTsN 1 Pati pada Rabu (14/1). Bertempat di aula madrasah, kegiatan dihadiri oleh komite serta stakeholder MTsN 1 Pati.

Ketua KKMTs 04 Demak, Heru Sugianto, mengungkapkan kekagumannya terhadap capaian prestasi yang diraih oleh MTsN 1 Pati. Lebih lanjut, dengan tegas ia mengatakan bahwa kedatangannya bersama rombongan bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebagai upaya nyata untuk menyerap ilmu dan pengalaman sukses MTsN 1 Pati.

“Maksud dan tujuan kami adalah ingin bersilaturahmi dengan keluarga besar MTsN 1 Pati yang Alhamdulillah kami akui prestasinya luar biasa. Terakhir, peringkat 2 nasional,” ujar Heru.

“Melalui visitasi ini, kami memperoleh pengalaman-pengalaman baru yang akan dibawa pulang dan ditularkan di madrasah masing-masing. Mudah-mudahan itu menjadi bekal kami untuk memajukan madrasah dengan meniru seperti apa yang dilakukan oleh MTsN 1 Pati,” imbuh Heru penuh harap.

Suasana studi tiru semakin hangat saat memasuki sesi sambung rasa yang dipimpin langsung oleh Sadun, Ketua Panitia sekaligus Kepala Az Zahrah Islamic Boarding School MTsN 1 Pati. Acara dilanjutkan dengan pemaparan mengenai profil serta deretan prestasi yang telah diraih madrasah oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dan Ketua Program Unggulan MTsN 1 Pati.

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dirancang sebagai forum diskusi strategis untuk saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan madrasah.

Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa kunjungan rombongan dari kota Wali ini merupakan momentum yang tepat untuk saling menggali informasi dan mengomunikasikan berbagai aspek keunggulan, mulai dari pembentukan habituasi karakter siswa, capaian prestasi, hingga pengembangan skill yang dimiliki para siswa.

“Pertemuan ini adalah kesempatan untuk menggali informasi serta komunikasi baik dari sisi habituasi maupun prestasi bahkan skill dari anak-anak kami,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Wahyu menyampaikan pesan filosofis sebagai bekal semangat bagi para pendidik dan pengelola madrasah.

“Tidak harus hebat, tapi jadilah bermanfaat. Tidak harus kuat, tapi jadilah bermartabat. Artinya Kami seluruh komponen madrasah bersatu padu untuk mengembangkan madrasah secara kolektif dalam rangka mencapai tujuan sesuai dengan amanah dari Kementerian Agama,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol persahabatan antar madrasah. (humas_mtsn1pati)

Bagikan :